(YAOI) ONKEY – JEALOUS
Tittle : JEALOUS
Author : Hetty Pratiwi
Genre : Comedy-Romance (gagal)
Cast : Always Onkey
ini sebenarnnya udah aku post di wordpressku, berhubung lagi pingin bikin blog..jadi aku post disini juga haha...
.
.
.
Bagi seorang diva yang selalu bersinar dalam keadaan apapun, menunggu sesorang sama sekali bukanlah gayannya, biarpun itu kekasihnnya sendiri. Hal yang paling ia benci adalah menunggu, dan sudah sering sekali kekasih tampannya itu membuatnnya menunggu dikencan mereka, harusnnya tugas seme yang menunggu bukan? Ish ia merutuki dirinnya sendiri yang terlalu ingin bertemu namja tampannya dan berakhir dirinnya yang menunggu.
“awas saja kau old man babo, seenaknnya saja membuatku menunggu” rutuk key sembari mempotkan bibirnnya imut, ia tipe seorang yang gampang bosan, apalagi ia sendirian disini semakin membuatnnya merasa kesepian.
Tit..titt
Setelah sekian lama menunggu balasan dari namjannya, apalagi sudah puluhan message yang ia kirim pada kekasihnnya itu.
From : My nampyeon
‘mianhe yeoppo aku sedikit telat, aku harus menyelesaikan take terakhirku, aku segera datang, saranghae’
Sangat kesal sekali saat membaca balasan dari kekasihnnya itu, dengan segera ia mengetik sebuah balasan.
To : My nampyeon
‘AKU MEMBENCIMU KAU SUDAH MEMBUATKU MENUNGGU, KAU PASTI SEDANG BERSENANG-SENANG DENGAN LAWAN MAINMU ITU? POKOKNNYA AKU MEMBENCIMU’
Kibum mengambil nafas untuk mengontrol emosinnya, ia paling membenci sisi jinki yang sering ingkar janji. Rasannya ingin menangis saja.
“bahkan pesanku ia tidak membalasnnya, lebih baik aku kembali, aku tidak akan mau menunggunnya lagi” rutuknnya lagi dengan meninggalkan sebuah rumah makan tradisional yang memang tampak sepi, pemiliknnya adalah seorang selebritis yang juga menyimpang, sehingga ia membuat rumah makan yang memang sangat private bagi para selebritis yang sedang merahasiakan hubungannya. Beberapa pasangan selebritis yang sering berkunjung adalah yunjae, 2min dan lainnya. Tentunnya mereka harus mengabari terlebih dahulu sebelum berkunjung.
“apa onew ssi tidak jadi datang?” tanya seorang pria dengan kepala plontosnnya pada sosok cantik yang memakai mantel tebal ini yang memang terlihat sangat kesal.
“ia masih sibuk dengan syutingnnya, lebih baik aku pulang, jika dia kemari suruh membayar semua pesananku selama disini, aku pergi dulu hyung”
“moodmu sedang tidak baik, kau tunggulah dia”
“anniyo, aku sudah lelah menunggunnya, pokoknnya jangan beritahu dia kalau aku sudah pulang, biar dia kemari, aku sebal padannya”
“kalian ini seperti pasangan remaja saja, ya sudah kau berhat-hatilah kalau menyetir, jangan biarkan para netizen mengetahui keberadaanmu” kibum mengangguk dan memutuskan untuk tersenyum walau sedikit ia paksakan, moodnnya yang buruk mempengaruhi segalannya.
“oke hyung, sampai jumpa”
“iya hati-hati kibummie”
Sementara di tempat lain namja tampan yang tengah menyelesaikan adegan terakhirnnya dengan buru-buru ia mengendarai mobilnnya. Ia merutuki dirinnya yang tidak bisa tepat waktu, ia sangat yakin saat ini kekasih cantiknnya yang manja itu sedang marah.
Tit...Tit..
Oh shit bahkan demi cepat-cepat menyelesaikan syutingnnya ia sampai tidak smpat membalas puluhan pesan dari kekasihnnya. Sembari menyetir ia mmbuka handponennya.
From : Jung Yeop Hyung
‘Kibum baru saja pulang sepertinnya ia kesal sekali padamu, hampir satu jam ia berada disini, sebaiknnya kau cepat kembali kedorm’
To : Jung yeop Hyung
‘ne hyung, terima kasih atas informasinnya’
Ia memutar setirnnya berbelok arah menuju jalanan ke dormnnya, untung saja ia menyetir belum terlalu jauh. Oke yang terpenting sekarang, cepat kembali kedorm dan menjelaskan kesalah pahaman pada kesayangannnya yang tengah merajuk.
DORRR
Pintu dorm di tutup seseorang dengan begitu kerasnnya mengakibatkan ketiga lainnya yang tengah asyik dengan kegiatannya terusik. Jonghyun yang tengah memainkan iphone 6-nnya, 2min yang tengah bermain game, sepertinnya memang benar mood buruknnya sang diva mempengaruhi segalannya.
“ada apa dengannya, bukankah seharusnnya ia sedang bersama onew hyung?” minho hanya mengangkat bahunnya, ia terkadang tidak sepaham dengan diva SHINee itu.
“Bisa saja onew hyung tidak datang dan maka batalah kencan mereka” giliran member terpendek yang angkat bicara, memang ada benarnnya apa yang ia ucapkan.
“bisa saja hyung, melihat betapa menyeramkannya wajah key hyung tadi” tukas taemin sembari membayangkan wajah key yang sangat menyeramkan baginnya.
“Aku pulang”
“hyung apa kalian batal kencan?” cerocos taemin pada jinki sesaat namja tampan itu mendudukan diri di sofa dekat jonghyun yang masih asyik dengan i-phonennya.
“aku terlamabat, oh iya apa kibum sudah kembali?” tanyannya dengan menatap ketiga membernnya.
“dia di kamar hyung, moodnnya sedang buruk” balas jonghyun namun matannya tetap tidak teralihkan dari layar i-phonennya, entah apa yang sedang di lakukanny.
“sebaiknnya kau cepat menemuinnya hyung, kucing nakal itu sepertinnya sedang mengamuk”
“yah kau benar minho, aku harus segera menemuinnya”
Entah sudah seperti apa kamar sempit milik namja cantik ini, bantak, guling, boneka berceceran di lantai, jangan lupakan lantai yang sudah pnuh dengan tisu. Sepertinna sang diva kita satu ini memang sedang dalam mood terburuknnya, dan yang bisa membuat moodnnya kembali baik hanya satu, kekasihnnya.
“pokoknnya aku sangat membenci old man baboya itu, seenaknnya saja ia membiarkanku menunggu lama sementara dirinnya enak-enakan bermesraan dengan lawan mainnya itu huks huks” celotehnnya dengan isakan yang semakin keras, tangannya tak hentinnya memukuli boneka kelinci hadiah dari sang kekasih.
Tok..tok..
“sayang, kau di dalam? Boleh aku masuk?”
ia bisa mendengar suara kekasihnnya itu di depan pintu kamarnnya, ia menghapus sisa-sisa air matannya untuk apa ia menangisi namja babo itu.
“sayang aku masuk ne”
Ceklek
Tampa menunggu persetujuan dari namja cantiknnya ia memasuki kamar yang tak lagi terlihat rapi, ia menghela nafas rupannya dugaannya benar, namja cantiknnya sedang uring-uringan dan korbannya adalah tisu-tisu, guling,boneka, guling yang berceceran di lantai. Bahkan ia melihat kekasih cantiknnya memalingkan wajah ketika mata sipitnnya bertemu dengan mata kitty itu. Ia menghampiri tubuh ringkih itu, memeluk tubuh itu dengan erat, ia bisa merasakan isakan kecil dari kesayangannya. Meskipun ada penolakan dari key, jinki tidak melepaskan pelukannya.
“maafkan aku sayang, aku janji tidak akan mengulanginnya lagi” bisiknnya dengan lembut, ia hanya ingin membuat kesayangannya tenang, dan tidak memikirkan hal-hal aneh tentangnnya, pasalnnya kekasih cantiknnya ini sangat pencemburu.
“aku membencimu jadi lepaskan aku” teriak key dengan berusaha melepaskan dekapan namjannya, jujur saja ia ingin tetap dalam posisi seperti ini, tapi mengingat ia masih marah pada namjannya sehingga tidak elit jika ia menikmati pelukan namjannya.
“kau tahu aku bekerja juga untukmu, aku ingin membuatmu bangga dengan kerja kerasku, jadi jangan pernah berfikiran aku akan meninggalkanmu, arasso”
“aku benci saat kau bersikap lembut dengan wanita-wanita centil yang berusaha mendekatimu itu, apalagi kau sering berbalas pesan di twitter bersama jung ah noona, aku tidak suka” rajuknnya dengan memainkan kerah kemeja namja tampannya, jujur saja ia memang tidak bisa lama-lama marah dengan kekasihnnya.
"aku dan jung ah noona hanya berteman, Kemari kan ponselmu,bummie " ujar jinki sembari menatap lembut mata kitty kibum. Bibir kibum mempout, tidak mengerti kenapa jinki meminta ponselnya. kibum merogoh saku celana jeansnya. Memberikan ponselnya pada jinki yang tersenyum lebar setelah menerimanya.
"Apa yang akan dubu lakukan dengan ponsel bummie?" Pertanyaan polos yang seperti melupakan kekesalannya ini langsung meluncur dari bibir imut kim kibum.
jinki menyimpan ponsel kekasihnya itu ke dalam saku celananya, ia mengambil ponselnya dan memberikan pada kibum yang melongo hebat.
"Kau bisa membalas sesukamu pesan yang ada dan mengangkat telpon siapa saja yang masuk, mulai hari ini kita bertukar ponsel," ujar kibum sambil tersenyum lebar.
kibum membesarkan matanya, tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Segala perasaan yang tadi dirasakannya pun musnah terganti dengan kesenangan tak terkira. Buru-buru kibum menyimpan ponsel milik jinki. Senyuman lebar tersungging di bibirnya.
"dubu, tidak akan marahkan kalau bummie membalas pesan yang masuk dan..."
"Tidak akan, sayang."
"Tapi bagaimana jika lee soman seongsaenim menelpon dubu atau.."
"Aku akan bilang bahwa bertukar ponsel dengan si bummie," sela jinki yang sangat mengerti arah pikiran kibum.
“bummie boleh kan membalas pesan wanita-wanita itu” jinki mengangguk dan mengusap rambut kibum dengan lembut.
Kibum tiba-tiba mengambil ponsel jinki yang tadi disimpan di saku celanannya, ia menyalakan screen ponsel kecintaannya itu, hatinnya berdebar-debar. Jinki yang melihat tingkah lucu mengemaskan kekasihnnya hanya diam, menunggu apa yang akan dilakukan kekasihnnya dengan ponselnnya itu.
“dubu wae?” protes kibum seraya mepoutkan bibir cherrynnya imut, ia memperlihatkan layar ponsel itu kehadapan kekasihnnya.
“kenapa foto kucing lagi yang menjadi wallpapermu dubu, ini tidak adil bagi bummie yang menggunakan foto dubu di ponsel bummie”
Ia merasah kesal karena bukan foto dirinnya yang jinki pajang di layar ponselnnya, apa jinki malu mengakui jika dirinnya adalah kekasihnnya.
“bukankah kucing adalah dirimu bummie, tiap melihat kucing aku selalu mengingatmu” jinki terkekeh seraya menggoda kekasih cantiknnya yang tengah merajuk ini, namun rasannya tidak mempan.
“aku bukan kucing” protesnnya
“iya aku tahu, nanti aku akan menganti dengan fotomu yang paling sexy”
“dubu tidak lucu”
“ne arasso cantik sudah jangan cemberut lagi, kau tidurlah hyung mandi dulu ne” kibum mengangguk patuh. Jinki merasa gemas tak tahan untuk tidak mencubit pipi putih itu. Sang empunnya hanya bisa mempoutkan bibirnnya imut.
“dubu bolehkan kalau aku membalas pesan-pesanmu?”
“iya sayanku kau boleh balas sesuka hatimu, mulai sekarang kita bertukan ponsel, arasso”
“ne dubu”
“aku kekamar dulu ne, kau tidurlah” kibum mengangguk, sebelum mninggalkan kamar kibum ia tak lupa mencium dahi kesayangannya.
“goodnight sweetheart”
“good night dubu”
Seusai sepeninggal kekasihnnya, matannya kembali teralih keponsel yang sedang digengamnnya, ia memang sedikit kecewa sebab bukan fotonnya yang menjadi wallpaper ponsel kekasihnnya, ia sangat kesal. Hingga ia putuskan untuk membuka pesan yang masuk, namun nihil tidak ada satu pun pesan darinnya yang menghiasi kotak masuk kekasihnnya, sepertinnya jinki memang sudah menghapus seluruh pesan yang masuk ke ponselnnya. Ia sangat kesal sekali. Namun tak lama sebuah pesan masuk, sebuah nama yang sangat ia kenal menghiasi layar ponsel kekasihnnya.
‘JungAh Noona’
Oh shit..wanita yang menjadi musuh besarnnya ini memang senang mengoda kekasihnnya, ia melirik jam dinding di kamarnnya, 00.00 bagaimana mungkin seorang wanita mnghubungi seorang pria di tengah malam seperti ini. dengan segera ia membuka dan membaca pesan dari musuhnnya itu.
‘jinki, jangan lupa follow akun instagramku ne, good night’
Aish wanita tua ini memang sangat kecentilan, bagaimana bisa ia meminta laki-laki untuk memfollownnya sepertinnya harga diri wanita ini sangat rendah, rutuk kibum dalam hati. Ia sangat kesal bukan main, dengan segera ia mengetikan sebuah balasan untuk wanita itu.
‘aku tidak ada waktu untuk memfollowmu noona’ sedikit pelajaran untuk wanita tua itu, seenaknnya saja menyuruh namjannya untuk memfollownnya.
Tit..tit
Sebuah pesan kembali masuk, ada sebuah pesan dari ID yang diberi nama 'My Lovely'. Wajah kibum langsung ditekuk melihat itu, perasaannya mulai panas. Berbagai praduga tidak beraturan memenuhi benaknya.
Segera kibum membuka pesan itu, dan mulutnya langsung menganga lebar setelah membaca isi pesannya.
‘Good night Sweet Heart, Have nice Dream’
Kibum masih terdiam, ia sedikit tidak percaya namun semenit kemudian pipinnya memanas, ia jingkrak-jingkrak di ranjangnnya, hatinnya berbunga-bunga seolah ada letusan kembang api di dadannya. Sungguh kibum tidak memiliki pikiran itu adalah nomor ponselnya. Terakhir ia melihat namanya di ponsel Yunho masihlah 'Bummie'.
Dengan cekatan ia mengirim balasan pada kekasihnnya.
‘good night my old man’
Setelah pesan terkirim ia merebahkan tubuhnnya ke kasur empuknnya, ia tidak mengharapkan balasan dari sang kekasih, ini sudah tengah malam jadi ia tidak ingin namjannya dan member yang lain masih terjaga, esok masih ada jadwal menanti, jadi mereka semua harus tidur dengan cukup. Dan sepertinnya sang namja tampannya sudah terlelap, dan sebaiknnya ia juga mengistirahatkan tubuhnnya juga bukan.
Sementara di sisi kamar lainnya, namja tampan berpipi chubby ini nyatannya belum terlelap, matannya masih memprhatikan screen ponsel kibumnnya. Ia tersenyum senang wajah tampannya yang menghiasi layar ponsel milik kesayangannya, dan jangan lupakan ID dirinnya di ponsel kibum ‘My Nampyeon’ haha sangat cute bukan? Saat jari-jari tangannya menekan tombol pesan masuk, dan yah..seperti perkiraannya, kibum tidak pernah menghapus setiap pesan darinnya, dan yang menganggu matannya, sebuah pesan masuk dari ID ‘Namu Namu’ ia merasah gerah namun masih saja membuka dan membacannya.
‘kibummie, kau lebih suka aku atau dongwoon?’
Oh shit..apa-apaan itu..untuk apa namja culun ini bertanya hal tidak sepantasnnya seperti itu, apa iya tidak tahu kibum sudah menjadi miliknnya. Ia penasaran apa kibum membalas pesan namu culun itu, dengan cepat dan menahan segenap emosinnya ia menekan tombol pesan terkirim.
‘Aku lebih suka dubu week’
Tiba- tiba ia tersenyum sendiri membaca balasan kekasihnnya pada namu namu culun itu, ia harusnnya percaya meskipun diluaran sana banyak namja yang menaruh hati pada kesayangannya, tapi nyatannya namja cantik itu hanya mencintainnya, haruskan ia berbangga hati? Tentu saja, sangat sulit mendapatkan hati dan perhatian dari namja cantik yang super judes itu haha.
Tit...Tit...
Sebuah pesan masuk dari ID Dongwoon, segera ia membukannya, ia penasaran untuk appa namja yang memang sahabat kekasihnnya ini tengah malam menghubungi kesayangannya.
‘Bummie, bisakah besok kita bertemu?’
Dengan cepat jari-jarinnya mengetikan sebuah balasan, entah kenapa ia kesal sekali, namja cantiknnya selalu menjadi rebutan namja-namja tampan diluaran sana, mulai sekarang ia harus lebih overprotective.
‘Tidak bisa aku ada janji dengan my Dubu’
Sedikit kekanak-kanakan tapi siapa peduli jika itu menyangkut kekasih cantiknnya, oke lebih baik ia menonaktifkan ponselnnya sebelum terlelap, ia tidak ingin mlihat balasan dari namja-namja mesum yang berusaha mendekati kibumnnya. Susah memang memiki kekasih yang cantik dan sexy seperti kibumnnya.
END

Tidak ada komentar:
Posting Komentar